Wall Street Melemah Jelang Pertemuan Tahunan The Fed

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (26/8/2021) jelang berlangsungnya pertemuan tahunan Federal Reserve Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 192,38 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 35.213,12. Indeks S&P 500 melemah 26,19 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 4.470. Indeks komposit Nasdaq merosot 96,05 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 14.945,81.

Para investor penuh kehati-hatian jelang berlangsungnya pertemuan tahunan The Fed yang akan membahas kebijakan moneter bank sentral AS tersebut untuk ke depannya. Ada kemungkinan The Fed mempertimbangkan untuk melakukan tapering dalam rapat tersebut.

Menurut Presiden Federal Reserve Dallas Robert Kaplan, pemulihan ekonomi yang berlangsung baik mendukung terjadinya tapering mulai Oktober mendatang.

Selain pertemuan tahunan The Fed, sentimen pasar juga terpengaruh terjadinya ledakan di Kabul, Afghanistan, yang menewaskan 12 tentara AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange relatif stabil pada Kamis, dengan harga emas untuk pengiriman September 2021 berada di kisaran US$1.790,50 per ons.

Nilai tukar dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,24 persen menjadi 93,04.

Bursa saham Eropa melemah pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen, jelang berlangsungnya pertemuan tahunan The Fed.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 25,14 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 7.124,98. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 67,04 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 15.793,62.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 84,70 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 8.892,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 10,45 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 6.666,03.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,4 persen terhadap dolar AS berada menjadi US$1,3705 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound sterling melemah 0,3 persen menjadi 1,1662 euro per pound.