Indeks Kospi Turun 0,53 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 17,23 poin, atau sekitar 0,53 persen, pada Selasa (10/8/2021), menjadi 3.243,19.

Volume perdagangan mencapai 719 juta saham senilai 21,4 triliun won atau sekitar US$18,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 647 berbanding 214.

Angka indeks turun dipicu melonjaknya jumlah kasus baru harian virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan, mencapai sekitar 1.500 kasus.

“Penyebaran varian delta berefek negatif terhadap pasar modal. Para investor membatasi pembelian mereka jelang perilisan data inflasi Amerika Serikat,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 638 miliar won dan 385 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,54 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,6 persen dan 3,02 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melambung 4,18 persen dan 1,5 persen.

Saham bank digital Kakao Bank terjun bebas 9,04 persen dipicu aksi ambil untung para investor. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing turun 0,22 persen dan 0,9 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,5 won menjadi 1.149,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 24,20 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 7.562,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Vietnam, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Indonesia melemah. Bursa Malaysia tutup hari ini sehubungan berlangsungnya libur Tahun Baru Islam.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 35,30 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 3.529,93. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 322,22 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 26.605,62.