ANALIS MARKET (30/7/2021) : Minim Sentimen, Pergerakan IHSG Dibayangi Aksi Profit Taking

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, sejalan dengan penguatan bursa regional, diperdagangan kemarin (29/7), IHSG menguat (+0.53%) ke level 6120.73 karena optimisme investor terhadap rilis laporan kinerja kuartal 2. Secara sektoral, penguatan IHSG didorong oleh penguatan saham sektor IDXBASIC (+1.81%) dan IDXINFRA (+1.82%). Di sektor IDXBASIC, Saham BRPT (+9.77%) naik signifikan akibat masuk ke jajaran saham LQ45 dan harga minyak yang lebih rendah. Di sisi lain, saham-saham telekomunikas kompak menguat dengan FREN (+18.18%), EXCL (+5.83%) dan ISAT (+5.26%). Adapun ISAT naik signifikan setelah membukukan laba bersih sebesar IDR 5.59 triliun, berbalik dari kerugian sebesar IDR 34.11 miliar sementara EXCL akan melakukan uji laik operasi 5G. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar IDR 48.83 miliar. Adapun saham-saham yang paling banyak dikoleksi investor asing antara lain TLKM, BBRI, BABP dan ARTO.

Di sisi lain, mayoritas saham di AS terpantau naik dengan indeks DJIA (+0.44%), S&P (+0.42%) dan Nasdaq (+0.11%) didorong oleh laporan laba perusahaan yang kuat, sementara data menunjukkan ekonomi AS berada di atas level pra-pandemi.

Ekonomi AS tumbuh solid pada kuartal kedua, menempatkan tingkat produk domestik bruto di atas puncak pra-pandemi, tetapi laju pertumbuhan PDB lebih lambat dari yang diperkirakan para ekonom. Produk domestik bruto kuartal kedua AS meningkat 6,5% secara tahunan, jauh lebih rendah dari perkiraan Dow Jones 8,4%. Laporan laba perusahaan optimis pada hari Kamis (29/7), di mana Ford Motor Co melonjak karena mengangkat perkiraan laba untuk tahun ini, sementara pemilik KFC Yum Brands Inc naik setelah mengalahkan ekspektasi untuk penjualan kuartalan.

Sementara itu, diperdagangan Jumat (30/7) pagi ini, Indeks Nikkei (-0.76%) dan TOPIX (-0.48%) dibuka melemah karena para pedagang menimbang pendapatan teknologi berkapitalisasi besar dan risiko dari tindakan keras China terhadap industri swasta.

Dari komoditas, harga minyak pagi ini melemah 0.35% setelah di hari sebelumnya mengalami kenaikan mendekati 2% karena pasokan di Amerika Serikat semakin ketat setelah menyusut ke level terendah sejak Januari 2020. Sementara harga nikel (+1.84%), batu bara (+0.60%) timah (+0.61%) dan CPO (+3.12%) terpantau naik.

“Secara sentiment, kami perkirakan pergerakan IHSG hari ini dibayangi aksi profit taking karena minimnya sentimen di akhir bulan dan melemahnya bursa regional,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (30/7/2021).