Indeks Kospi Merosot 1 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 32,87 poin, atau sekitar 1 persen, pada Senin (19/7/2021), menjadi 3.244,04.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 12,6 triliun won atau sekitar US$11 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 679 berbanding 184.

Angka indeks turun seiring berlangsungnya gelombang keempat penyebaran virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan.

"Penyebaran COVID-19 varian delta mempengaruhi sentimen pasar dan menyebabkan pelemahan indeks Kospi,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 454 miliar won dan 458 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 938 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1 persen dan 2,06 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing turun 0,89 persen dan 1,09 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,97 persen, sedangkan saham perusahaan keuangan KB Financial Group terjun 2,67 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 1,89 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 8,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.147,08 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 62,10 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 7.286. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,18 poin menjadi 3.539,12. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 514,90 poin, atau sekitar 1,84 persen, menjadi 27.489,78.