Indeks Kospi Turun 0,28 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 9,31 poin, atau sekitar 0,28 persen, pada Jumat (16/7/2021), menjadi 3.276,91.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 14,6 triliun won atau sekitar US$12,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 489 berbanding 354.

Angka indeks melemah setelah otoritas kesehatan Korea Selatan memperingatkan bahwa penyebaran virus Corona (COVID-19) kemungkinan besar akan semakin parah pada musim liburan musim panas ini.

“Selain kekhawatiran penyebaran COVID-19, pasar saham domestik juga dipengaruhi tekanan inflasi yang menyebabkan Wall Street dan bursa saham Eropa melemah,” jelas Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 89 miliar won dan 573 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 694 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 0,99 persen dan 1,62 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver turun 0,45 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melambung 2,86 persen, sedangkan saham perusahaan kimia LG Chem melonjak 1,22 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,65 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.139,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,35 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 12,20 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 7.348,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Singapura menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 24,83 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 3.539,76.