Indeks Kospi Turun 0,20 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 6,57 poin, atau sekitar 0,20 persen, pada Rabu (14/7/2021), menjadi 3.264,81.

Volume perdagangan moderat mencapai 896 juta saham senilai 12,8 triliun won atau sekitar US$11,1 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 514 berbanding 334.

Angka indeks melemah dipicu peningkatan indeks harga konsumen Amerika Serikat sebesar 0,9 persen pada Juni. Peningkatan tersebut memunculkan kekhawatiran dipercepatnya tapering oleh Federal Reseve AS.

“Pelemahan indeks Kospi terbatas karena lonjakan indeks harga konsumen AS disinyalir bersifat sementara, hanya disebabkan naiknya harga mobil bekas,” jelas Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 273 miliar won dan 315 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 605 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,38 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,41 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing meningkat 0,68 persen dan 0,48 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melemah 0,12 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 3,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.148,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 22,60 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 7.354,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 37,33 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 3.529,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 175,95 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 27.787,46.