Indeks Kospi Turun 0,44 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 14,62 poin, atau sekitar 0,44 persen, pada Kamis (1/7/2021), menjadi 3.282,06.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 15,7 triliun won atau sekitar US$13,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 525 berbanding 317.

Angka indeks turun setelah pemerintah Korea Selatan menunda pelonggaran aturan pembatasan sosial di kawasan Seoul dan sekitarnya untuk sepekan ke depan dalam upaya mencegah berlangsungnya penyebaran virus Corona (COVID-19) varian delta.

“Kekhawatiran terkait varian delta menjadi sentimen negatif bagi pasar saham hari ini,” jelas Lee Jin-Woo, analis Meritz Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 406 miliar won dan 875 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,3 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,74 persen dan 2,35 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing merosot 1,08 persen dan 1,84 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 1,66 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik Samsung SDI melambung 3,72 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 1,04 persen, saham perusahaan kimia LG Chem sebaliknya turun 0,59 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.133,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,02 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 47,40 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 7.265,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 2,42 poin, atau sekitar 0,07 persen, menjadi 3.588,78. Bursa Efek Hong Kong tutup hari ini sehubungan dengan berlangsungnya perayaan Hari Pembentukan Daerah Administratif Khusus Hong Kong.