ANALIS MARKET (23/6/2021) : Sentimen Domestik Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM)  menyebutkan, Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup menguat pada perdagangan hari Selasa (22/6).

Indeks Dow Jones ditutup menguat 0.20%, S&P 500 ditutup menguat 0.51% begitupun NASDAQ menguat 0.79%.

Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.26% dan FTSE juga menguat 0.39%.

Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 1.53% pada perdagangan Selasa (22/6) kemarin.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.402,5.

Dari komoditas, minyak WTI menguat 0,14% sedangkan Brent melemah sebesar 0.13%.

Sementara itu, Nikkei diperdagangan Rabu (23/6) pagi ini dibuka naik 0.10% dan indeks KOSPI dibuka melemah tipis 0.01%. Di sisi lain, indeks futures US kompak menguat, dengan Dow Jones menguat 0.09%, S&P menguat 0.04% dan Nasdaq menguat 0.13%

Lebih lanjut analis SAM juga menyoroti beberapa sentiment yang layak dicermati pelaku pasar, antara lain; 

1.Dari AS, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kenaikan harga yang terlihat dalam ekonomi baru-baru ini lebih besar dari yang diharapkan tetapi menegaskan kembali bahwa angka tersebut kemungkinan akan turun. Ketua Fed mengatakan “bagian yang cukup substansial, atau mungkin semua lonjakan inflasi berasal dari kategori yang secara langsung dipengaruhi oleh pembukaan kembali ekonomi seperti mobil bekas dan truk.” Pejabat-pejabat Fed pekan lalu menanggapi peningkatan risiko inflasi dengan memajukan perkiraan waktu dan laju kenaikan suku bunga, sementara juga memulai diskusi tentang kapan harus mengurangi pembelian aset. 

2.Kemenkeu menyatakan, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) menunjukkan konsistensi pengelolaan keuangan negara di tengah pandemi Covid-19. Terdapat peningkatan jumlah Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) yang  mendapatkan opini WTP yakni dari 86 LKKL hanya dua LKKL yang memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan tidak ada lagi LKKL yang memperoleh opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau disclaimer. Tahun sebelumnya, terdapat tiga LKKL yang belum memperoleh opini WTP yaitu dua WDP dan satu TMP sehingga ketiganya berhasil memperbaiki kualitas LKKL-nya dan memperoleh Opini WTP tahun ini. Tak hanya itu, Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) Tahun 2020 juga berhasil memperoleh opini WTP dari BPK.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Rabu (23/6/2021). 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.