Laba KRAS Anjlok 70 Persen Pada Kuartal I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id PT Krakatau Steel Tbk (IDX: KRAS) mencatatkan laba bersih sebesar USD22,087 juta dalam tiga bulan pertama tahun 2021, atau anjlok 70,27 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar USD74,141 juta.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi USD0,0011, dibandingkan tahun 2019 yang tercatat senilai USD0,0038.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2021 tanpa audit emiten produsen baja BUMN ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/6/2021).

Padahal, perseroan membukukan pendapatan bersih naik 55,62 persen menjadi USD484,2 juta. Rincinya, penjualan baja untuk pasar dalam negeri naik 50 persen menjadi USD372,71 juta. Bahkan, penjualan baja ke luar negeri melonjak 850 persen menjadi USD57,8 juta.

Namun, beban pokok pendapatan membengkak 60,31 persen menjadi USD412,71 juta. Sehingga laba kotor naik 31,48 persen menjadi USD71,48 juta.

Hanya saja, pendapatan operasi lainya hanya tercatat sebesar USD1,97 juta, atau anjlok 94,2 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat senilai USD33,992 juta.

Jelasnya, pada kuartal I 2020, perseroan membukukan penjualan lain lain berasal dari penjualan aset tidak produktif senilai USD30,63 juta. Sedangkan di kuartal I 2021 nihil.

Terlebih, keuntungan selisih nilai tukar hanya sebesar USD22,6 juta, atau anjlok 80,7 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat senilai USD114,86 juta.

Adapun pada sisi aset terkumpulkan senilai USD3,454 miliar, atau menyusut 0,9 persen dibandingkan akhir tahun 2019 yang tercatat senilai USD3,486 juta.

Patut diperhatikan, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat senilai USD23,744 juta, atau melonjak 155 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar USD9,9 juta.