Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (3/5/2021) dengan penguatan di sektor lain dibarengi terus merosotnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 238,38 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 34.113,23. Indeks S&P 500 meningkat 11,49 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 4.192,66. Indeks komposit Nasdaq turun 67,56 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 13.895,12.

Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif, di antaranya sektor finansial, energi, industri, dan material. Sektor teknologi secara umum melemah dipicu penyesuaian yang dilakukan para investor terhadap portofolio mereka seiring semakin teratasinya pandemi virus Corona (COVID-19) di AS dengan berlangsungnya proses vaksinasi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 naik 0,7 persen menjadi US$1.780,40 per ons. Indeks dolar AS turun 0,34 persen menjadi 90,97.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen, setelah Komisi Eropa merilis rencana pelonggaran aturan di sektor perjalanan dan pariwisata.

Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 100,56 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 15.236,47. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 78,70 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 8.893,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 38,42 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 6.307,90.

Bursa Efek London di Inggris tutup pada Senin seiring berlangsungnya libur perbankan.

Nilai tukar pound terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3901 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1524 euro per pound.