Laba DIVA Turun 30 Persen Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (IDX: DIVA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp65,806 miliar, atau turun 30,1 persen dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp93,638 miliar.

Sehingga laba bersih per saham turun menjadi 94,01, dibandingkan akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp131,09.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2020 telah audit emiten aplikasi dan jasa internet ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/5/2021).

Padahal, penjualan bersih tumbuh 3,85 persen menjadi Rp3,687 triliun. Jelasnya, penjualan produk dan jasa digital tumbuh 9,25 persen menjadi Rp3,66 trliun. Sedangkan pendapatan dari perjalanan dan wisata hanya Rp22,017 miliar dan jasa digital keuangan Rp5,6 miliar.

Namun beban pokok penjualan membengkak 4,38 persen menjadi Rp3,598 triliun. Akibatnya, laba kotor turun 12,86 persen menjadi sebesar Rp89,434 miliar.

Adapun pada sisi aset tercatat Rp1,154 triliun, atau tumbuh 6,1 persen dibandingkan akhir tahun 2019 yang tercatat senilai Rp1,087 triliun.

Patut diperhatikan, arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat sebesar Rp37,6 miliar, atau menyusut 43,07 persen dibandingkan akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp65,24 miliar.