Indeks Kospi Turun 0,09 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 2,92 poin, atau sekitar 0,09 persen, pada Kamis (27/5/2021), menjadi 3.165,51.

Volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham senilai 19,9 triliun won atau sekitar US$17,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 496 berbanding 360.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks berada dalam tekanan jelang dirilisnya data personal consumption expenditure (PCE) oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Indeks Kospi juga terpengaruh rencana Bank of Korea (BOK) untuk meningkatkan suku bunga sebagai respon membaiknya kondisi perekonomian.

Investor asing melepas saham senilai 284 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 47 miliar won dan 267 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,25 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,81 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing anjlok 2,34 persen dan 2,03 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,34 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 3,49 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.118,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,40 poin menjadi 7.094,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 15,49 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 3.608,85. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 52,81 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 29.113,20.