Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (7/4/2021) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, tertekan ke teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 16,02 poin menjadi 33.446,26. Indeks S&P 500 meningkat 6,01 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 4.079,95. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 9,54 poin menjadi 13.688,84.

Para investor membatasi transaksi setelah catatan pertemuan Federal Reserve AS terbaru menyebutkan bahwa memerlukan waktu untuk mencapai kondisi harga stabil dan lapangan kerja optimum.

Imbal hasil obligasi AS sedikit meningkat di akhir sesi perdagangan Rabu, meski masih berada di bawah rekor tertinggi dalam 14 bulan terakhir 1,776 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 turun 0,1 persen menjadi US$1.741,6 per ons. Indeks dolar AS naik 0,15 persen.

Bursa saham Eropa mengalami pelemahan pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen, seiring merosotnya saham sektor kesehatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 61,77 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 6.885,32. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 36,32 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 15.176,36.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 37,20 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 8.597,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,68 poin menjadi 6.130,66.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3756 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,7 persen menjadi 1,1560 euro per pound.