Indeks Kospi Turun 0,83 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 26,21 poin, atau sekitar 0,83 persen, pada Jumat (30/4/2021), menjadi 3.147,86.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,3 miliar saham senilai 18,7 triliun won atau sekitar US$16,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 534 berbanding 339.

Angka indeks berakhir di teritori negatif untuk sesi keempat beruntun setelah tingginyak jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) membuat pemerintah Korea Selatan menetapkan aturan pembatasan sosial yang ketat untuk tiga pekan ke depan.

Para investor juga mencemaskan dicabutnya larangan short selling mulai Mei. “Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang pesat berpeluang untuk memperkuat nilai tukar dolar AS dan memicu terjadinya sell off oleh investor asing di pasar saham Korea Selatan,” jelas Huh Jae-Hwan, analis Eugene Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 556 miliar won dan 201 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 791 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melemah 0,24 persen dan 1,54 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing merosot 1,91 persen dan 2,99 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing anjlok 2,53 persen dan 2 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI terjun 2,68 persen, saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics sebaliknya turun 0,5 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.112,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 56,50 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 7.025,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat. Bursa Vietnam tutup hari ini sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hari Reunifikasi.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 28,42 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 3.446,48. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 578,38 poin, atau sekitar 1,97 persen, menjadi 28.724,88.