Indeks Kospi Turun 0,23 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 7,40 poin, atau sekitar 0,23 persen, pada Kamis (29/4/2021), menjadi 3.174,07.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,2 miliar saham senilai 18,8 triliun won atau sekitar US$17 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 472 berbanding 381.

Angka indeks melemah setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan akan meningkatkan pajak keuntungan kapital. “Sinyal dovish dari hasil pertemuan FOMC terhapus pernyataan Biden sehingga indeks Kospi berakhir di teritori negatif,” jelas Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 14 miliar won dan 15 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 34 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,49 persen, sedangkan saham SK Hynix tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing merosot 1,87 persen dan 2,09 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 1,14 persen, saham Celltrion sebaliknya turun 0,56 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melambung 6,85 persen usai mencatatkan peningkatan perolehan laba mencapai rekor.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,81 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.108,2 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo di Jepang tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hari Showa. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,45 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 17,60 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 7.082,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 17,83 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 3.474,90. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 231,92 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 29.303,26.