CENT Tambah Deretan Emiten Tunda Right Issue

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Belakangan ini banyak emiten yang menunda pelaksanaan penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Right Issue.

Setelah PT Golden Energy Mines Tbk (IDX: GEMS) membatalkan rencana right issue-nya pada minggu lalu, kini PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (IDX: CENT) juga mengumumkan menunda pelaksanaan rights issue.

“Perseroan dan pemegang saham utama memutuskan menunda proses pelaksanaan PUT IV,” tulis manajemen CENT.

Ditambahkan, penundaan ini dengan mempertimbangkan kesempatan dan pilihan pendanaan yang tersedia untuk pengembangan usaha perseroan.

Adapun dua pemegang saham utama perseroan adalah Clover Universal Enterprise Ltd pemegang 47,95 persen saham perseroan dan EP ID Holding Pte Ltd dengan 43,79 persen saham perseroan.

Padahal dalam keterbukaan sebelumnya, CENT telah menetapkan harga pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue sebesar Rp200 pe lembar saham.

Mengutip prospektus right issue emiten menara telekomunikasi ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/3/2021) bahwa dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV ini, perseroan akan melepas sebanyak 12.736.171.433 lembar HMETD.

Rencananya, HMETD tersebut dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pukul 16.00 JATS tanggal 11 Mei 2021. Dengan rasio, setiap pemegang 1.780 saham perseroan mendapatkan 727 HMETD.

Bagi pemegang HMETD tadi, dapat menukarkan satu HMETD dengan satu saham perseroan. Tentunya dengan menebus dengan harga pelaksanaan Rp200 per lembar saham.

Sehingga jika semua pemegang HMETD dilaksanakan, maka perseroan berpotensi meraup dana sebesar Rp2, 547 triliun.

Sementara itu, Clover Universal Enterprise Ltd  telah menyatakan untuk melaksanakan sebagian HMETD yang dimiliki yaitu sebanyak 916.036.236 (HMETD). Sisanya tidak akan dijual kepada pihak ketiga dan tidak akan dikeluarkan dari portepel.

Sedangkan, EP ID Holdings Pte. Ltd juga telah menyatakan bermaksud untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimiliki yaitu sebanyak 5.578.361.995  HMETD.

Dengan demikian, perseroan sudah mengantungi 50,9 persen dari potensi raihan dana dalam aksi korporasi ini.

Dampaknya, EP ID Holding PTE LTD akan pemegang saham mayoritas dengan porsi 51,06 persen, dari saat ini sebesar 43,8 persen. Adapun porsi kepemilikan Clover Universal Enterprise Ltd akan turun menjadi 42,12 persen dari kondisi saat ini sebesar 47,95 persen.

Perseroan berencana mengunakan dana right issue untuk modal kerja sebesar Rp45 miliar dan sisanya untuk setoran modal kepada anak usaha, PT Centratama Menara Indonesia.

Setoran modal itu akan digunakan untuk membangun dan membeli menara telekomunikasi.