Indeks Kospi Naik 0,18 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 5,86 poin, atau sekitar 0,18 persen, pada Kamis (22/4/2021), menjadi 3.177,52.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,7 miliar saham senilai 14,6 triliun won atau sekitar US$13,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 467 berbanding 383.

Angka indeks menguat dipicu optimisme perolehan laba kuartal I 2021 para emiten dan perkembangan proses vaksinasi virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan. Namun pergerakan indeks Kospi kemudian mengalami penurunan dipicu kekhawatiran terhadap penghentian larangan short selling.

“Penguatan indeks Kospi hari ini lebih lambat dari ekspektasi. Penghentian larangan short selling yang dimulai awal bulan depan membuat para investor mengalihkan pembelian mereka dari saham large caps ke saham small dan medium caps,” kata Huh Jae-Hwan, analis Eugene Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dam institusi masing-masing melepas saham senilai 147 miliar won dan 235 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 349 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,24 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,38 persen. Saham perusahaan internet Naver tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham Kakao melemah 0,42 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing naik 0,22 persen dan 0,81 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 3,36 persen dan 0,86 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI menguat 0,15 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.117,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 57,90 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 7.055,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 6,99 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 3.465,94. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 133,42 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 28.755,34.