Laba ASII Turun 22,6 Persen Pada Kuartal I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Astra International Tbk (IDX: ASII) meraih laba bersih sebesar Rp3,728 triliun pada akhir kuartal I 2021, atau turun 22,66 persen dibanding kuartal I 2020, yang tercatat sebesar Rp4,81 triliun.

Akibatnya, laba per saham merosot menjadi Rp92, dibandingkan kuartal I 2020 yang sebesar Rp119.

Data itu berdasarkan laporan keuangan tanpa audit kuartal I 2021 emiten multi usaha itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/4/2021).

Jelasnya, pendapatan bersih tercatat sebesar Rp51,7 triliun, atau turun 4,2 persen dibanding kuartal I 2020, yang tercatat sebesar Rp54,002 triliun.

Tapi, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp41,102 triliun atau turun 1,9 persen dibanding kuartal I 2020, yang tercatat sebesar Rp41,915 triliun. Sehingga, laba kotor turun 12,31 persen menjadi sebesar Rp10,598 triliun.

Sedangkan pada pos ekuitas tercatat sebesar Rp202,33 triliun, atau tumbuh 3,5 persen dibanding 31 Desember 2020 yang tercantum sebesar Rp195,45 triliun.

Adapun, kewajiban perseroan tertulis sebesar Rp149,64 triliun atau tumbuh 4,92 persen dibanding akhir 2020, yang tercatat senilai Rp142,74 triliun.

Hasilnya, aset terkumpul sebesar Rp351,97 triliun, atau tumbuh 3,8 persen dibanding akhir 2020, yang tercatat sebesar Rp338,2 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi terbilang Rp10,8 triliun, atau naik 42,85 persen dibanding kuartal I 2020, yang tercatat sebesar Rp7,8 triliun.