Indeks Kospi Turun 0,28 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 8,58 poin, atau sekitar 0,28 persen, pada Rabu (31/3/2021), menjadi 3.061,42.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 14,2 triliun won atau sekitar US$12,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 476 berbanding 378.

Angka indeks sempat mendekati 3.100 dipicu ekspektasi peluncuran paket stimulus tambahan oleh pemerintah Amerika Serikat. Di jam terakhir sesi perdagangan saham hari ini, investor asing melakukan aksi jual dipicu tekanan valuasi dan kekhawatiran peningkatan imbal hasil obligasi AS.

“Apresiasi nilai tukar dolar AS dan peningkatan imbal hasil obligasi AS melemahkan kinerja Kospi,” jelas Kim Yoo-Mi, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 297 miliar won dan 348 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 641 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,97 persen dan 1,49 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing naik 0,13 persen dan 0,91 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics meningkat 0,13 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing turun 0,37 persen dan 0,68 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.131,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,46 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 52,30 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 6.790,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 14,76 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 3.441,91. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 199,15 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 28.378,35.