Indeks Kospi Melonjak 1,12 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 33,96 poin, atau sekitar 1,12 persen, pada Selasa (30/3/2021), menjadi 3.070.

Volume perdagangan moderat mencapai 1 miliar saham senilai 13,9 triliun won atau sekitar US$12,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 531 berbanding 307.

Angka indeks melonjak dipicu kabar yang menyebutkan bahwa pemerintah Amerika Serikat akan meluncurkan paket stimulus tambahan pekan ini, termasuk peningkatan belanja infrastruktur.

“Indeks Kospi terdongkrak aksi beli yang dilakukan investor asing dan institusi jelang peluncuran paket stimulus tambahan di AS,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 340 miliar won dan 254 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 604 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics masing-masing naik 0,74 persen dan 1,89 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melonjak 1,21 persen dan 1,23 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,13 persen dan 2,12 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing menanjak 1,13 persen dan 1,86 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.133,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 61,10 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 6.738,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 20,76 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 3.456,05. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 239,20 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 28.577,50.