Pengemudi Sukses Terima Vaksinasi Tahap Kedua, BIRD Siap Berikan Layanan Terbaik

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Blue Bird Tbk (IDX: BIRD) bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada 20-21 Maret 2021 lalu telah berhasil melaksanakan vaksinasi kepada 1500 orang, yang terdiri dari lansia dengan KTP maupun berdomisili di DKI Jakarta dan juga pengemudi Bluebird Group sebagai bagian dari penerimaan dosis vaksin kedua di Pool Bluebird Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur. 

Langkah itu dilakukan oleh PT Blue Bird Tbk sebagai kepedulian perusahaan terhadap sisi kemanusiaan khususnya lansia, serta peranan aktif dalam mendukung pemerintah guna mempercepat proses vaksinasi.

Di sisi lain, program vaksinasi tersebut menjadi semangat baru Bluebird Group dalam memberikan layanan mobilitas terbaik kepada masyarakat dan pengemudi.

"Rasa antusiasme saya untuk mengikuti program vaksinasi tumbuh sejak awal mengetahui bahwa perusahaan sedang melakukan pendataan calon penerima vaksin. Pada saat pelaksanaan, prosesnya sangat tertata dan cepat mulai dari registrasi, cek tensi, dan vaksinasi. Setelahnya, kita harus menunggu 30 menit untuk observasi,” beber Hamdan, pengemudi Bluebird Group, seperti dilansir dari siaran pers, Kamis (25/3).

Penerimaan vaksin yang kedua ini merupakan rangkaian dari kegiatan vaksinasi sebelumnya dimana lansia dan pengemudi Bluebird Group telah mendapatkan suntikan vaksin pertama pada 5 dan 6 Maret 2021 dengan menggunakan sistem drive thru untuk memberikan kenyamanan ekstra. 

Yang tidak kalah penting, guna memastikan proses dari vaksinasi berjalan dengan lancar, Bluebird bersama dengan Kemenkes dan Dinkes DKI Jakarta menghadirkan fasilitas Mini Intensive Care Unit (ICU) di Pool Bluebird Sutoyo sebagai lokasi vaksin.

Dengan kehadiran dari para Lansia sebagai peserta penerima vaksin, kehadiran Mini ICU menjadi fasilitas pendukung selain tersedianya fasilitas lain seperti tempat observasi bagi peserta yang baru menerima suntikan vaksin.

Kehadiran fasilitas kesehatan yang memadai serta dukungan dari tenaga kesehatan menunjukkan komitmen nyata dari perusahaan dalam berperan aktif mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Indonesia. 

Pasca vaksinasi dosis pertama maupun kedua, pengemudi Bluebird Group langsung diarahkan untuk kembali ke tempat peristirahatan masing-masing.

Hal itu dimaksudkan agar pengemudi dapat beristirahat dan mendapatkan fisik yang prima keesokan harinya dalam melayani para pengguna jasa Bluebird Group. 

Di sisi lain, Tito, pengemudi Silverbird bercerita sedikit kendala yang dialami pada saat proses vaksinasi dosis pertama, karena tensinya sempat melebihi batas yang dianjurkan.

Ia mengatakan hal tersebut terjadi karena gugup.

“Saya sempat gugup saat pertama kali akan menerima dosis pertama vaksin. Saat mengetahui tensi saya tinggi, petugas langsung mengarahkan saya ke tenda dan membantu saya menenangkan diri. Berbekal semangat untuk memberikan layanan terbaik dan dukungan dari petugas, setelah dua kali 15 menit saya menunggu dan cek tensi ulang, tensi saya kembali normal dan dapat berlanjut ke proses penyuntikan vaksinasi,” ujar Tito.

Tito melanjutkan, bahwa hal yang terjadi pada vaksinasi dosis pertama menjadi pelajaran baginya agar lebih tenang, sehingga penerimaan dosis kedua baginya berjalan lancar.

“Proses vaksinasi dosis kedua berjalan lancar, tensi saya normal. Saya tidak lagi gugup saat menerima dosis vaksin kedua. Dan syukur Alhamdulillah, hingga 4-5 hari setelah menerima vaksin dosis kedua, kondisi tubuh saya tetap fit dan tanpa gejala berarti,” tambah Tito. 

Hamdan dan Tito sependapat, mereka merasa bertanggung jawab untuk menjadi komunikator dalam menjelaskan program vaksinasi kepada masyarakat agar masyarakat semakin memahami proses vaksinasi.

Selain itu, menurut mereka, vaksinasi bukan akhir dari penerapan protokol kesehatan. 

“Vaksinasi bukan berarti ini akhir dari penerapan protokol kesehatan. Justru, ini adalah semangat baru untuk kita untuk lebih disiplin dalam penerapannya. Kalau pemerintah menyuruh 5M, saya akan menerapkan 7M dengan tambahan, makan makanan bergizi, dan minum vitamin secara teratur,” ujar Tito.