PRDA Raih Laba Rp268 Miliar Pada Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Prodia Widyahusada Tbk (IDX: PRDA) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp268,74 miliar pada tahun 2020, atau tumbuh 27,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp210,26 miliar.

Sehingga laba per saham dasar naik menjadi Rp286,66, dibandingkan di akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp224,28.

Menurut Direktur Utama PRDA, Dewi Muliaty bahwa pencapaian ini menunjukkan ketahanan model bisnis, kokohnya bisnis inti dan keunggulan operasional Prodia.

“Kami terus beradaptasi terhadap dinamika situasi terkini dengan tetap fokus pada optimalisasi produktivitas, pengendalian biaya, pemanfaatan teknologi untuk peningkatan layanan bagi pelanggan, dan menjaga pertumbuhan pendapatan dan laba,” kata dia dalam siaran pers, Jumat (12/3/2021).

Ia menjelaskan, Pendapatan Bersih meningkat sebesar 7,4 persen menjadi Rp 1,873 triliun, dibandingkan dengan tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp 1,744 triliun.

Rincinya, segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang sekitar 61,2 persen kepada pendapatan Perseroan. Sedangkan, kontribusi segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi sekitar 38,8 persen terhadap pendapatan Perseroan.

Sepanjang tahun 2020, jumlah pemeriksaan mencapai 14 juta dan jumlah kunjungan mencapai 3,1 juta.

Jumlah permintaan tes esoterik mengalami peningkatan sebesar 191,5 persen pada tahun 2020 menjadi 1,6 juta tes. Pendapatan tes esoterik mengalami peningkatan sebesar 131,8 persen pada tahun 2020 menjadi Rp 700,3 miliar.

Perseroan juga terus berkontribusi dalam membantu Pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 melalui penyediaan tes pemeriksaan COVID dengan metode rapid test, tes serologi antibodi EIA, dan PCR COVID-19.

Pada tahun 2020, Perseroan telah melayani lebih dari 1 juta pemeriksaan COVID-19 di Indonesia.