Paket Stimulus Diluncurkan, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Kamis (11/3/2021) seiring diluncurkannya paket stimulus ekonomi senilai US$1,9 miliar.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 188,57 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 32.485,59 yang merupakan angka rekor penutupan.

Indeks S&P 500 melonjak 40,53 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 3.939,34. Indeks komposit Nasdaq melambung 329,84 poin, atau sekitar 2,52 persen, menjadi 13.398,67.

Presiden AS Joe Biden pada Kamis sore waktu setempat menandatangani pengesahan undang-undang terkait paket stimulus. Sehari sebelumnya, kongres AS menyepakati paket stimulus tersebut.

Dengan diluncurkannya paket stimulus, warga AS dengan penghasilan rendah akan menerima cek sebesar US$1.400. Menurut para analis, tambahan dana bagi warga AS akan meningkatkan konsumsi dan meningkatkan permintaan sehingga roda perekonomian berputar dengan lebih baik.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 naik 0,6 persen menjadi US$1.732,90 per ons. Indeks dolar AS naik 0,2 persen menjadi 91,606.

Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, seiring mencuatnya optimisme pemulihan ekonomi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 11,36 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 6.736,96. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 29,14 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 14.569,39.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 67,80 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 8.593. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 43,21 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 6.033,76.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3955 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1681 euro per pound.