Imbal Hasil Obligasi AS Mulai Stabil, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (9/3/2021) seiring mulai stabilnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 30,30 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 31.832,74. Indeks S&P 500 melonjak 54,09 poin, atau sekitar 1,42 persen, menjadi 3.875,44. Indeks komposit Nasdaq melambung 464,66 poin, atau sekitar 3,69 persen, menjadi 13.073,82.

Imbal hasil obligasi AS mulai stabil di kisaran 1,5 persen, membuat kekhawatiran terhadap inflasi mereda. Saham perusahaan teknologi mengalami rebound dengan saham Apple Inc melambung 4,06 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 naik 2,1 persen menjadi US$1.713,60 per ons. Indeks dolar AS naik 0,1 persen menjadi 92,469.

Bursa saham Eropa melanjutkan penguatan pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,8 persen, dipicu peningkatan saham perusahaan minyak dan utilitas.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 11,21 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 6.730,34. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 57,03 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 14.437,94.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 52,20 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 8.496,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 21,98 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 5.924,97.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3877 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1660 euro per pound.