BLT Gaji Ditiadakan, Begini Alasannya

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, program perlindungan sosial pada tahun ini akan berbeda dengan tahun lalu.

Sebab, katanya, program bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi gaji tidak akan ada lagi tahun ini.

"Perlindungan sosial tahun ini dan tahun lalu berbeda. Tahun lalu kita memberikan subsidi gaji. Namun, perlindungan sosial kita dorong sektor produktif," ujar Airlangga dalam video virtual, Selasa (9/3/2031).

Dia pun mengatakan, dihilangkannya subsidi gaji ini dikarenakan perlindungan sosial ini akan mendorong dua hal. Satu, mengurangi  orang yang tidak bekerja. Serta kedua, adalah agar orang kerja dapat uang minimal dalam program padat karya.

"Jadi, kita (lakukan) program padat karya serta meningkatkan bangga buatan produk dalam negeri. Sehingga tidak hanya meningkatkan konsumsi tapi ada supply side," jelasnya.

Dia menambahkan, pandemi belum usai sehingga upaya untuk penanganan harus terus dioptimalkan. Salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang saat ini sudah memasuki tahap kedua untuk pekerja publik dan lansia.

Selain itu, program PC-PEN juga terus dilanjutkan pada tahun ini dengan anggaran yang mendekati angka Rp700 triliun.

“Untuk mendorong konsumsi dan utilisasi industri, pemerintah juga memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor dan sektor properti," pungkasnya.