Nilai Aset Keuangan Turun, Laba BNGA Anjlok 44 Persen Tahun 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk (IDX: BNGA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,012 triliun pada akhir tahun 2020, atau turun 44,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3,645 triliun.

Sehingga, laba per saham dasar turun menjadi senilai Rp80,72 dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp146,21.

Data itu berdasarkan laporan keuangan telah audit emiten bank itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/2/2021).

Jelasnya, total pendapatan bunga dan syariah bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp12,47 triliun, atau turun 0,71 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp12,56 triliun.

Sedangkan beban operasional lainnya sebesar Rp8,1 triliun, atau turun 5,8 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp8,6 triliun. 

Hanya saja, perseroan menbukukan Kerugian Penurunan nilai atas aset keuangan sebesar Rp5,5 triliun, atau naik 68,75 persen dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp3,25 triliun.

Akibatnya, laba operasional bersih tercatat sebesar Rp2,85 triliun atau turun 42,19 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp4,93 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp207,52 triliun, atau tumbuh 6,15 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp195,6 triliun.

Tapi, total kredit yang digulirkan perseroan tercatat sebesar Rp171,67 triliun, atau turun 10 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp190,99 triliun,

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp280,94 triliun, atau turun 2,18 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp274,46 triliun.