Indeks Kospi Turun 0,90 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 27,87 poin, atau sekitar 0,90 persen, pada Senin (22/2/2021), menjadi 3.079,75.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,8 miliar saham senilai 18 triliun won atau sekitar US$16,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 510 berbanding 339.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan investor asing dan institusi, masing-masing melepas saham senilai 316 miliar won dan 459 miliar won. Investor ritel sebaliknya meraup saham senilai 749 miliar won.

“Aksi jual yang dilakukan investor asing dan institusi membuat indeks Kospi merosot,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Indeks Kospi tercegah turun lebih jauh setelah data terbaru menunjukkan ekspor Korea Selatan meningkat 16,7 persen year-on-year pada 20 hari pertama Februari 2021.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,48 persen, saham SK Hynix sebaliknya melambung 2,63 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 1,64 persen dan 2,83 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing terjun 2,89 persen dan 2,68 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing tergelincir 2,66 persen dan 4,03 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,21 persen, saham perusahaan baja POSCO sebaliknya melonjak 1,71 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 4,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.110,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 12,90 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 6.780,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Thailand, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 53,72 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 3.642,45. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 324,90 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 30.319,83.