ANALIS MARKET (22/02/2021) : IHSG Diperkirakan Mixed dengan Kecenderungan Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (19/2/2021), IHSG ditutup menguat 31,62 poin (+0,51%) ke level 6.231,93.

Penguatan IHSG didorong aksi beli pelaku pasar pasca rilisnya data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2020 yang mengalami surplus US$2,6 miliar.

Di saat yang sama, pemerintah Indonesia telah menjamin pasokan 420 juta vaksin Covid-19 hingga 2022.

Sebagai catatan, sepekan terakhir IHSG berhasil menguat 0,14%, namun terjadi net foreign sell sebesar Rp1,12 triliun (All Market).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan akhir pekan lalu (19/2), ditutup variatif disebabkan kekhawatiran pelaku pasar akan dinaikkannya suku bunga The Fed dan inflasi yang lebih tinggi.

Di saat yang sama, Imbal hasil Treasury 10-tahun pekan lalu naik ke level tertinggi dalam hampir satu tahun, dan pada hari Jumat naik lagi 5 basis poin menjadi 1,34%.

DJIA (+0,00%), S&P 500 (-0,19%), dan Nasdaq (+0,07%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan mixed dengan kecenderungan menguat. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data PMI Nikkei Indonesia (Feb),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (22/02/2021).