Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Lanjutkan Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (17/2/2021) dengan pelemahan yang dialami indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 90,27 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 31.613,02. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan turun 1,26 poin menjadi 3.931,33. Indeks komposit Nasdaq melemah 82 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 13.965,50.

Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq melorot akibat aksi jual yang dilakukan para investor terhadap saham sektor teknologi. Indeks Dow Jones terdongkrak melambungnya saham Verizon dan Chevron sebesar 5,2 persen dan 3 persen setelah perusahaan investasi Berkshire Hathaway mengumumkan investasi besar di kedua perusahaan tersebut.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2021 turun 0,5 persen menjadi US$1.789,70 per ons. Indeks dolar AS naik 0,26 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,7 persen, disebabkan mencuatnya kekhawatiran inflasi seturut meningkatnya imbal hasil obligasi AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 37,96 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 6.710,90. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 155,33 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 13.909,27.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 31 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 8.122,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 20,69 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 5.765,84.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3845 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1517 euro per pound.