Indeks Kospi Turun 0,93 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 29,52 poin, atau sekitar 0,93 persen, pada Rabu (17/2/2021), menjadi 3.133,73. Volume perdagangan moderat mencapai 1,8 miliar saham senilai 16,6 triliun won atau sekitar US$15 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 422 berbanding 417.

Angka indeks turun akibat aksi jual yang dilakukan investor asing. “Pasar saham Korea terpengaruh penjualan saham yang dilakukan investor asing dan mencuatnya kekhawatiran inflasi setelah imbal hasil obligasi Amerika Serikat melonjak,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 509 miliar won dan 1,3 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 1,8 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 2 persen dan 1,89 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 1,26 persen dan 1,08 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing turun 0,51 persen dan 0,97 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 2,15 persen, saham perusahaan manufaktur baterai Samsung SDI sebaliknya naik 0,25 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,62 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 7,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.107,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 32,10 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 6.885,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 338,28 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 31.084,94. Bursa lainnya di Tiongkok masih tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek.