Indeks Kospi Naik 0,52 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 16,25 poin, atau sekitar 0,52 persen, pada Selasa (16/2/2021), menjadi 3.163,25. Volume perdagangan moderat mencapai 1,9 miliar saham senilai 16,9 triliun won atau sekitar US$15,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 474 berbanding 367.

Angka indeks naik untuk sesi ketiga beruntun dipicu aksi beli investor asing setelah pembatasan sosial di Inggris rencananya akan diperlonggar. “Pelonggaran lockdown ekonomi di Inggris membuat sentiment pasar secara global membaik,” jelas Lee Won, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 235 miliar won dan 424 miliar won, sedangkan investor institusi melepas saham senilai 675 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,83 persen dan 0,38 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing turun 1,21 persen dan 0,25 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melambung 2,2 persen dan 2,39 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melemah 0,5 persen dan 2,4 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.100,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,45 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 48,40 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 6.917,30. Secara umum bursa saham Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia. Bursa Vietnam tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang perayaan Tet.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 573,09 poin, atau sekitar 1,90 persen, menjadi 30.746,66. Bursa lainnya di Tiongkok masih tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek.