Indeks Kospi Melonjak 1,50 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 46,42 poin, atau sekitar 1,50 persen, pada Senin (15/2/2021), menjadi 3.147. Volume perdagangan moderat mencapai 1,6 miliar saham senilai 16,6 triliun won atau sekitar US$15,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 569 berbanding 278.

Angka indeks meningkat untuk sesi kedua beruntun dipicu aksi beli investor asing. Saham teknologi, kimia, dan otomotif memimpin penguatan yang berlangsung.

“Investor ritel dan institusi melakukan aksi jual, sedangkan di sisi lain investor asing memanfaatkan kondisi yang ada untuk mengoleksi saham dengan harga murah,” jelas Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 728 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 347 miliar won dan 421 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 3,19 persen dan 4,76 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melonjak 3,12 persen dan 2,81 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melambung 5,18 persen dan 2,55 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 1,02 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 5,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.101,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 62,20 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 6.868,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Thailand, menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah. Bursa Vietnam tutup sehubungan berlangsungnya perayaan Tet.

Bursa saham di Tiongkok, termasuk di Hong Kong, masih tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek.