Jelang Pertemuan The Fed, Wall Street Tertekan

foto: istimewa

Wall Street dibayangi tekanan pada Kamis (9/12/2021) jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat pekan depan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, berakhir datar di angka 35.754,75. Indeks S&P 500 turun 33,76 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 4.667,45. Indeks komposit Nasdaq merosot 269,62 poin, atau sekitar 1,71 persen, menjadi 15.517,37.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, sebanyak 10 sektor berakhir di teritori negatif. Indeks sektor energi dan kebutuhan konsumen mengalami penurunan tertajam. Indeks komposit Nasdaq terbebani pelemahan saham Microsoft, Nvidia, dan Tesla.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Januari 2022 turun 0,6 persen menjadi US$1.775,40 per ons. Indeks dolar AS naik 0,3 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen, dipicu merosotnya saham sektor energi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 15,79 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 7.321,16. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 47,83 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 15.639,26.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 78,80 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 8.399,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 6,34 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 7.008,23.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3197 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,59 persen menjadi 1,1787 euro per pound.