Indeks Kospi Turun 0,53 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 15,92 poin, atau sekitar 0,53 persen, pada Selasa (23/11/2021), menjadi 2.997,33.

Volume perdagangan moderat mencapai 516 juta saham senilai 10,7 triliun won atau sekitar US$9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 499 berbanding 361.

Angka indeks turun seiring aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “Lonjakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat membuat para investor menjual saham dengan price-to-earning (PER) yang tinggi,” jelas Park Gwang-Nam, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melepas saham senilai 695 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 280 miliar won dan 380 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,53 persen, saham SK Hynix sebaliknya turun 0,42 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver, perusahaan kimia LG Chem, dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing terjun 2,44 persen, 3,27 persen, dan 2,4 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,6 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.189,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo di Jepang tutup sehubungan berlangsungnya libur Hari Pekerja. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,52 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 57,50 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 7.410,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 7,97 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 3.590,05. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 299,76 poin, atau sekitar 1,20 persen, menjadi 24.651,58.