Indeks Kospi Naik 0,80 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 23,64 poin, atau sekitar 0,80 persen, pada Jumat (19/11/2021), menjadi 2.971,02.

Volume perdagangan moderat mencapai 649 juta saham senilai 10,9 triliun won atau sekitar US$9,2 miliaar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 431 berbanding 403.

Angka indeks naik dipicu aksi beli investor asing dan institusi. “Indeks Kospi terpengaruh positif penguatan Nasdaq seiring kembali stabilnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat. Membaiknya kondisi pasar saham Tiongkok juga mendukung pergerakan naik yang berlangsung,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 231 miliar won dan 75 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 352 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,42 persen dan 1,36 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melambung 6,06 persen setelah jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) mencapai 3.000 kasus per hari selama tiga hari beruntun.

Saham perusahaan manufaktur produk elektronik LG Electronics melambung 8,98 persen setelah LG Magna e-Powertrain dikabarkan berpeluang ditunjuk sebagai pemasok suku cadang mobil elektrik yang dikembangkan Apple Inc.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 2,2 persen, saham perusahaan kimia LG Chem sebaliknya anjlok 2,32 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,9 won dari sesi sebelumnya mnejadi 1.185,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,44 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 17,30 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 7.396,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 39,66 poin, atau sekitar 1,13 persen, menjadi 3.560,37. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 269,75 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 25.049,97.