Indeks Kospi Anjlok 1,82 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 53,86 poin, atau sekitar 1,82 persen, pada Rabu (6/10/2021), menjadi 2.908,31 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 30 Desember 2020.

Volume perdagangan moderat mencapai 887,63 juta saham senilai 15,4 triliun won atau sekitar US$13 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 780 berbanding 118.

Angka indeks turun setelah bank sentral Selandia Baru meningkatkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tujuh tahun lalu.

“Meski peningkatan yang terjadi telah diperkirakan, namun dampaknya menjadi besar karena pasar saat ini sangat sensitif. Seiring melambatnya momentum pertumbuhan ekonomi dan turunnya ekspektasi membaiknya perolehan laba perusahaan, para investor lebih memilih untuk menahan pembelian saham,” jelas Park Kwang-Nam, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News. 

Investor asing melepas saham senilai 278,7 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 176,8 miliar won dan 84,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,25 persen dan 1,43 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing terjun 2,59 persen dan 2,75 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem turun 0,54 persen, saham perusahaan otomotif Hyundai Motor sebaliknya naik 0,26 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 0,67 persen dan 1,8 persen.

Nilai tukar won melemah ke level terendah dalam 14 bulan terakhir terhadap dolar Amerika Serikat, turun 3,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.192,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 41,90 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.206,50. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.

Bursa saham di Tiongkok, kecuali Hong Kong, tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang Golden Week. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 137,66 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 23.966,49.