Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (27/10/2021) dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 266,19 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 35.490,69. Indeks S&P 500 melemah 23,11 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 4.551,68. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,12 poin menjadi 15.235,84.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 melorot seiring melemahnya saham sektor energi akibat turunnya harga minyak dunia. Saham perbankan juga melemah, akibat turunnya imbas hasil obligasi AS.

Indeks komposit Nasdaq tercegah mengalami penurunan berkat melambungnya saham beberapa perusahaan teknologi.

Saham Microsoft melambung 4,2 persen mencapai rekor setelah mencatatkan perolehan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi. Saham Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google melambung 5 persen usai melaporkan rekor perolehan laba untuk kuartal ketiga beruntun berkat pertumbuhan pendapatan iklan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun jelang berlangsungnya pertemuan bank sentral Eropa. Harga emas untuk pengiriman Desember 2021 turun 0,1 persen menjadi US$1.791,40 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi melemahnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen, seiring merosotnya saham sektor pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 24,35 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 7.253,27. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 51,25 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 15.705,81.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 29,30 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 8.972,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 12,99 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 6.753,52.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3750 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1825 euro per pound.