Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (20/10/2021) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mengalami penurunan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 152,03 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 35.609,34. Indeks S&P 500 meningkat 16,56 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 4.536,19. Indeks komposit Nasdaq turun 7,41 poin, atau sekitar 0,05 persen, menjadi 15.121,68.

Indeks komposit Nasdaq turun setelah saham Microsoft dan Amazon masing-masing melorot 0,27 persen dan 0,84 persen. Indeks sektor teknologi S&P 500 melemah 0,3 persen.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif dipicu optimisme perolehan laba para emiten pada kuartal ketiga tahun ini. Indeks sektor utilitas dan properti masing-masing melonjak 1,6 persen, sedangkan indeks sektor kesehatan menanjak 1,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2021 naik 0,8 persen menjadi US$1.784,90 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 93,71.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,3 persen, setelah saham perusahaan makanan Nestle melambung 2,66 persen dipicu meningkatnya penjualan kopi dan melonjaknya harga bahan makanan organk.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 5,57 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 7.223,10. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 7,09 poin, atau sekitar 0,05 persen, menjadi 15.522,92.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 21,60 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 9.017,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 35,76 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.705,61.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3834 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1869 euro per pound.