J Trust Jepang Siap Sulap Utang Rp1,3 Triliun Jadi Modal BCIC

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - J Trust Co., Ltd., Jepang, dan kelompok usahanya, yakni J Trust Asia Pte. Ltd., Singapura dan PT JTrust Investments Indonesia bersama-sama telah menyatakan akan melaksanakan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) miliknya yang dilepas PT Bank JTrus Indonesia Tbk (IDX: BCIC).

Mengutip keterangan resmi emiten bank itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/2021), bahwa induk usaha BCIC itu tidak menyetor dana segar tapi hanya konversi utang menjadi saham.

Jelasnya, induk usaha itu akan mengkonversi pinjaman subordinasi seluruhnya bersama-sama senilai Rp1.362.124.750.000 dalam aksi korporasi ini.

Rincinya, J Trust Co., Ltd., Jepang akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dengan melakukan Kompensasi dan Konversi Pinjaman Subordinasi senilai Rp600 miliar, dengan sebagian sisa HMETD yang menjadi haknya akan diserahkan kepada J Trust Asia Pte. Ltd. Singapura yang akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dan yang akan diterima dari J Trust Co., Ltd., Jepang dengan mengkompensasi dan mengkonversi hak tagih dari Pinjaman Subordinasi sampai dengan seluruhnya senilai Rp747.124.750.000.

Sedangkan PT J Trust Investments Indonesia akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dengan mengkompensasi Pinjaman Subordinasi yang dicatat sebagai uang muka setoran modal.

Sementara pemegang saham lainnya yang ingin melaksanakan HMETD wajib tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 3 November 2021, dengan rasio 500 saham lama mendapat 227 HMETD.

Selanjutnya, satu HMETD dapat ditukar menjadi satu saham perseroan dengan harga Rp330 per saham.

Sehingga total nilai right issue yang akan dicatatkan BCIC mencapai Rp1,5 triliun.