ANALIS MARKET (13/10/2021) : IHSG Berpotensi Menguji Level Resistance Pada Kisaran 6.506 - 6.514

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (12/10), IHSG sempat menembus level 6.500 dan ditutup naik 0,41% ke level 6.486.

Berdasarkan data perdagangan 3 bulan, pelaku pasar asing telah mencatatkan net buy sebesar Rp 11,07 Triliun, dengan membuat pembelian bersih terbesar mereka pada saham BBRI, BBCA, TLKM, ASII, BMRI dan UNTR.

Sementara itu, dari komoditas, krisis energi yang terjadi di berbagai negara semakin parah. Hal ini membuat harga minyak mentah dunia terus melambung. Benchmark harga minyak mentah global Amerika Serikat, Texas Barat Intermediate (WTI), bahkan sudah menembus level sebesar 80 dolar AS per barel. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, harga minyak mentah WTI telah menguat hampir 100 persen.

Adapun secara teknikal analis, diperdagangan kemarin (12/10), IHSG ditutup menguat dengan candle bullish. Indikator stokastik masih mengkonsolidasikan area overbought, MACD histogram bergerak positif tetapi turun (garis bullish) dan volume turun.

“Jika mampu bergerak bullish lagi, ada kesempatan untuk menguji ulang level resistance pada kisaran 6.506 - 6.514. Jika IHSG bergerak bearish atau gagal break ke atas 6,504, IHSG diperkirakan akan mampu turun terlebih dahulu ke support pada kisaran 6.436 – 6.460,” beber analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (13/10/2021).