Imbas Covid-19, Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,4 Triliun

Foto : istimewa

Pasardana.id - Anggaran Kementerian Perhubungan tak luput dari pemangkasan jatah dalam rangka refocusing dan realokasi anggaran untuk menangani pandemi COVID-19.  

Besaran anggaran yang dipangkas tahun ini sebesar Rp12,4 triliun.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pemotongan itu berdasarkan instruksi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati lewat surat bernomor S-30/MK.02/2021 tanggal 12 Januari 2021. 

"Lalu berdasarkan surat Kemenkeu Nomor 30 tahun 2021 ini dinyatakan karena kebutuhan-kebutuhan pemerintah untuk pembelian vaksin dan kegiatan-kegiatan sosial bagi masyarakat bawah, maka Kemenhub diadakan penghematan sebanyak Rp 12,4 triliun, sehingga dari Rp 45,6 menjadi Rp 33,2 triliun," teran Budi Karya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Senin (25/1/2021).

Pemotongan itu, kata Menhub, karena sebagian anggaran Kemenhub dialihkan untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN), terutama untuk pembelian vaksin Covid-19 dan bantuan sosial untuk rakyat miskin. 

Keputusan refocusing dan realokasi anggaran dilakukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kemenkeu. Di mana, sumber penghematan berasal dari rupiah murni, lalu jenis belanja yang dapat dilakukan penghematan adalah belanja barang dan belanja modal. 

Sementara kegiatan yang masuk refocusing dari sumber dana non-rupiah murni mencakup anggaran layanan perkantoran, anggaran keberlanjutan PEN, anggaran komitmen multiyears contract, dan prioritas pembangunan nasional pada tujuh proyek strategis nasional.

Untuk Kemenhub, kata dia, penghematan difokuskan pada belanja honorarium, perjalanan dinas, paket meeting, bantuan kepada masyarakat, atau Pemerintah Daerah (Pemda) yang bukan merupakan arahan Presiden, dana pembangunan kantor, pengadaan kendaraan dan peralatan.

Penghematan belanja juga dilakukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Misalnya, sumber penghematan berasal dari rupiah murni, lalu jenis belanja yang dapat dilakukan adalah belanja barang dan belanja modal.

Berbagai direktorat, badan dan lembaga di bawah Kemenhub pun mendapatkan jatah pemangkasan anggaran tahun ini.

Berikut rinciannya:

- Ditjen Perhubungan Darat dari Rp 7,63 triliun menjadi Rp 5,6 triliun
- Ditjen Perkeretaapian dari Rp 11 triliun menjadi Rp 8,1 triliun
- Ditjen Perhubungan Laut dari Rp 11,35 triliun menjadi Rp 8,14 triliun
- Ditjen Perhubungan Udara dari Rp 10,47 triliun menjadi Rp 7,43 triliun
- BPSDM dari Rp 3,69 triliun menjadi Rp 2,7 triliun
- Litbang dari Rp 197,9 miliar menjadi Rp 158,4 miliar
- BPTJ dari Rp 450,58 miliar menjadi Rp 328,9 miliar
- Setjen dari Rp 725,8 miliar menjadi Rp 575,16 miliar
- Itjen dari Rp 123,29n miliar menjadi Rp 90,65 miliar