Pergerakan Saham CANI, TCPI, SAFE, dan TFAS Masuk UMA

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan tengah mencermati pola transaksi saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), PT Steady Safe Tbk (SAFE), dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) terkait pergerakan saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Rabu (20/1).

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham CANI, TCPI, SAFE, dan TFAS, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.

Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Kamis (21/1) saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) terpantau auto reject atas (ARA) dengan menguat 24,50% atau bertambah 50 poin ke harga Rp254 per saham.

Sementara saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) pada jeda siang ini, terpantau ditutup melemah -5,05% atau terpangkas -425 poin ke harga Rp7.975 per saham.

Selanjutnya, saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) hingga jeda siang hari ini, terpantau ditutup melemah -1,06% atau terpangkas -2 poin ke harga Rp185 per saham.

Sementara saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) hingga sesi I hari ini, Kamis (21/1) terpantau ditutup menguat 17,51% atau naik 62 poin ke harga Rp416 per saham.