ANALIS MARKET (15/01/2021) : Sentimen Eksternal Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan akhir pekan ini, Jumat (15/01), antara lain;

1.Dilansir dari CNBC, Presiden terpilih AS, Joe Biden pada hari Kamis mengungkapkan rincian paket penyelamatan virus corona senilai $ 1,9 triliun yang dirancang untuk mendukung rumah tangga dan bisnis dalam menghadapi pandemi. Rencana tersebut adalah satu dari dua regulasi besar yang akan diupayakan Biden dalam beberapa bulan pertama masa kepresidenannya. Regulasi kedua, diharapkan pada bulan Februari, akan membahas tujuan jangka panjang Presiden terpilih untuk menciptakan lapangan kerja, mereformasi infrastruktur, memerangi perubahan iklim, dan memajukan kesetaraan rasial.

2.Ekonomi Tiongkok meningkat hampir setahun setelah melakukan lockdown pertama akibat virus corona. Ekonomi terbesar kedua di dunia ini pada hari Senin melaporkan PDB meningkat 2,1% untuk tahun 2020, satu-satunya negara dengan ekonomi besar yang telah terbebas dari kontraksi, menurut survei ekonom Bloomberg. Setelah menahan perang dagang dengan Presiden Donald Trump, Tiongkok mencari konsumsi domestik untuk menggerakkan fase pertumbuhan berikutnya, dan memperdalam hubungan di Asia dan Eropa. Pada bulan November, lima belas negara Asia termasuk Tiongkok menandatangani pakta Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional, dan pada bulan Desember, UE menyetujui kesepakatan investasi komprehensif dengan Tiongkok.

3.Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mulai beroperasi April 2021, untuk berinvestasi pada aset komersial infrastruktur seperti jalan tol, terminal peti kemas, bandara, dan proyek lain dengan revenue stream tinggi. Solusi pendanaan pembangunan ini menjadi sentimen positif yang mengangkat saham emiten BUMN karya dari posisi terendah, meski belum pulih sepenuhnya. Komitmen investasi asing di sovereign wealth fund tersebut sudah mencapai US$ 8 miliar atau Rp 112,95 triliun. 

4.Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.055,0, menguat. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini dibuka menguat 0,17% dan Brent melemah 0,07%.

5.Diperdagangan Jumat (15/01) pagi ini, Kospi dibuka naik 1,04% sedangkan Nikkei 225 naik 0,57%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,02%, 0,06%, dan 0,11%.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Jumat (15/01/2021).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.