Indeks Nikkei Turun 0,67 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 156,16 poin, atau sekitar 0,67 persen, pada Kamis (17/9/2020), menjadi 23.319,37. Indeks Topix juga melemah, turun 0,36 persen menjadi 1.638,40.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Nikkei turun seiring melemahnya saham perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor setelah Federal Reserve Amerika Serikat mengumumkan akan menjaga suku bunga tetap mendekati 0 sampai 2023.

Langkah bank sentral Negeri Paman Sam tersebut membuat nilai tukar dolar AS melemah ke level terendah dalam tujuh pekan terakhir, 104,80 yen per dolar AS.

Saham perusahaan otomotif Honda Motor, Nissan Motor, dan Isuzu Motors masing-masing anjlok 1,5 persen, 2,37 persen, dan 5,09 persen.

Bank of Japan (BOJ) pada Kamis mengumumkan untuk tidak mengubah kebijakan moneter sebagai hasil pertemuan yang telah dilakukan. Para trader selanjutnya berfokus terhadap pernyataan Gubernur Bank of Japan Haruhiko terkait penunjukan Yoshihide Suga sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru.

Saham perusahaan peralatan elektronik Keyence dan perusahaan ritel Seven & I Holdings masing-masing melonjak 1,26 persen. Saham perusahaan kereta api East Japan Railway dan Central Japan Railway masing-masing terjun 4,67 persen dan 4,11 persen.