Laba Bersih BMW Turun 82,5 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Laba bersih perusahaan otomotif Jerman BMW Group mengalami penurunan 82,5 persen year-on-year menjadi 362 juta euro, atau sekitar Rp6,235 triliun, pada semester I tahun fiskal 2020.

Seperti dilaporkan Xinhua, pendapatan BMW turun 10,3 persen menjadi 43,2 miliar euro pada semester tersebut. BMW hanya mengirimkan 962.57 unit mobil secara global, turun 23 persen year-on-year.

Pada kuartal II tahun fiskal 2020, BMW mengalami kerugian 666 juta euro. Kerugian yang terjadi terbatasi kinerja baik joint venture BMW Brilliance Automotive di Tiongkok.

Produksi BMW yang sempat dihentikan Maret lalu seiring berlangsungnya lockdown dalam upaya menghambat penyebaran virus Corona (COVID-19) kembali diaktifkan pada Juni.

Pengiriman mobil BMW, Mini, dan Rolls-Royce di Eropa turun 32,3 persen menjadi 372.754 unit pada semester I 2020. Penjualan di Jerman turun 27,9 persen menjadi 116.362 unit.

Di Tiongkok, tren positif berlangsung sejak April lalu. Penjualan BMW di Tiongkok hanya turun 6 persen pada semester I 2020, menjadi 329.447 unit.

Pengiriman mobil BMW dan MINI elektrik meningkat 3,4 persen menjadi 61.652 unit.