ANALIS MARKET (31/8/2020) : Sentimen Eksternal Masih Jadi Katalis Pergerakan Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (28/08), IHSG ditutup melemah sebesar 0.46% ke level 5,346.66.

Lima dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah dimana sektor Barang Konsumsi dan Infrastruktur memimpin plemahan masing-masing sebesar 0.84%.

Salah satu pemberat pergerakan indeks disebabkan adanya aksi profit taking yang cukup besar dari para investor asing, tercatat aksi penjualan bersih asing di IHSG pada hari Jum'at kemarin mencapai Rp 1.13 triliun dan merupakan penjualan harian terbesar dalam sepekan terakhir.

Adapun saham-saham yang paling banyak dijual asing pada akhir pekan kemarin diantaranya saham TLKM dengan penjualan bersih hingga Rp 304 miliar, kemudian MDKA dan BBNI yang masing-masing mencatatkan net sell senilai Rp 125 miliar dan Rp 123,7 miliar.

Adapun nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 1,59% di level 14,865.

Sementara itu, pada Jum'at (28/08) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau, dipimpin S&P 500 yang naik sebesar 0.67%, Nasdaq menguat 0.60% dan Dow Jones positif 0.57%.

Penguatan indeks seiring dengan rilisnya berbagai data bulan Juli yang cukup positif, dimana pendapatan pribadi AS bulan Juli mengalami peningkatan sebesar 0.4% dibandingkan bulan Juni turun 1%, serta data pengeluaran konsumsi pribadi yang naik 1.9% meskipun ada perlambatan jika dibandingkan bulan Juni yang tumbuh 6.2%.

Selain itu, saham-saham yang menjadi salah satu penopang pergerakan indeks pada pekan kemarin diantaranya saham Walmart yang naik 2.7% dan Microsoft menguat 1% setelah keduanya mengumumkan kerja sama dalam rencana akuisisi saham TikTok di AS.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Senin (31/8/2020).