Bayar Utang Rp1,4 Triliun Pada UNTR, ACST Lepas 5,725 Miliar Saham

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) menetapkan harga pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue senilai Rp262 per lembar saham.

Berdasarkan keterangan resmi emiten konstruksi itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2020) disebutkan bahwa perseroan akan melepas sebanyak 5.725.160.000 lembar saham baru atau sebesar 89,11% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Sehingga salah satu ‘cicit’ usaha PT Astra Internasional Tbk (ASII) itu, akan meraup dana sebesar Rp1.499.991.920.000.

Jelasnya, dalam setiap 10 ribu  saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (DPS) pada tanggal 28 Agustus 2020 pukul 16.00 WIB mempunyai 81.788 HMETD, dimana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Sementara itu, PT Karya Supra Perkasa (KSP) telah menyatakan sebagai pembeli siaga. Sehingga setiap HMETD yang tidak ditebus akan diserap oleh KSP, sebagaimana perjanjian pembelian sisa saham.

Pada gilirannya, KSP berpeluang memegang 94,56% kepemilikan ACST.

Selanjutnya, seluruh dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk membayar utang kepada ‘kakek’ usaha-nya yakni PT United Tractors Tbk (UNTR).

Jelasnya, pinjaman itu semula sebesar Rp2,041 triliun. Adapun sisa utang setelah pembayaran tersebut sebesar Rp544,78 miliar dengan tingkat bunga 2,5 persen