Boeing Hentikan Produksi Pesawat 747

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan manufaktur pesawat terbang Amerika Serikat Boeing pada Rabu (29/7/2020) mengumumkan penghentian produksi pesawat 747 dan rencana pemberhentian karyawan lebih lanjut. Boeing juga akan menurunkan tingkak produksi pesawat jenis lainnya, termasuk 737 MAX.

Berbagai langkah yang diambil Boeing tak terlepas dari kerugian sebesar US$2,4 miliar, atau sekitar Rp34,8 triliun, yang diderita akibat terpuruknya industri perjalanan seiring berlangsungnya pandemi virus Corona (COVID-19).

“Kenyataannya adalah dampak pandemi ternadap sektor aviasi sangatlah parah,” ungkap Dave Calhoun, CEO Boeing, seperti dikutip BBC News.

Seluruh maskapai penerbangan di dunia telah mereduksi armada mereka di tengah berlangsungnya pandemi. British Airway menyetop pengoperasian seluruh pesawat 747 yang mencakup 10 persen armada maskapai penerbangan Inggris tersebut. Maskapai penerbangan Australia Qantas juga mengambil langkah yang sama.

Menyesuaikan kondisi yang ada, Boeing akan memberhentikan 16.000 karyawan atau sekitar 10 persen dari seluruh jumlah karyawan. Jumlah tersebut lebih tinggi dari rencana semula pemberhentian 13.000 karyawan.

Saham Boeing yang tercatat di Bursa Efek New York, AS, terjun 2,92 persen pada Rabu.