Saham Teknologi Rebound, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (27/7/2020) seiring berlangsungnya rebound saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 114,88 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 26.584,77. Indeks S&P 500 meningkat 23,78 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 3.239,41. Indeks komposit Nasdaq melonjak 173,09 poin, atau sekitar 1,67 persen, menjadi 10.536,27.

Saham Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google seluruhnya berakhir di teritori positif.

Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 menguat, dengan indeks sektor teknologi melonjak 1,61 persen. Indeks sektor utilitas dan finansial berakhir di teritori negatif.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2020 naik US$33,5, atau sekitar 1,77 persen, menjadi US$1.931 per ons. Indeks dolar AS turun 0,82 persen menjadi 93,6738.

Bursa saham Eropa melemah pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen, seiring merosotnya saham perusahaan yang bergerak di bidang perjalanan setelah pemerintah Inggris menetapkan kuarantina dua pekan bagi orang-orang yang sebelumnya mengunjungi Spanyol.

Jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) di Spanyol melampaui 2.000 kasus per hari sejak 23 Juli lalu.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 18,94 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 6.104,88. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,60 poin menjadi 12.838,66.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 124,10 poin, atau sekitar 1,70 persen, menjadi 7.170,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 16,81 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 4.939,62.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2827 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,0956 euro per pound.