Indeks Kospi Turun 0,71 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 15,75 poin, atau sekitar 0,71 persen, pada Jumat (24/7/2020), menjadi 2.200,44. Volume perdagangan mencapai 979 juta saham senilai 16,1 triliun won atau sekitar US$14 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang anik 583 berbanding 279.

Angka indeks turun seiring meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah pemerintah Tiongkok memerintahkan penutupan konsulat AS di Chengdu. “Meningkatnya tensi AS-Tiongkok terefleksi di pasar saham dengan merosotnya saham-saham large-cap,” kata Kim Yoo-Mi, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Para investor juga terpengaruh meningkatnya jumlah klaim tunjangan pengangguran AS dan merosotnya perekonomian Korea Selatan.

Investor institusi melepas saham senilai 363 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 87 miliar won dan 286 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,18 persen, sedangkan saham SK Hynix melonjak 1,58 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan POSCO masing-masing turun 2,58 persen dan 0,77 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,61 persen. Saham perusahaan pengembang game NCSOFT dan perusahaan pengelola portal internet Naver masing-masing merosot 1,11 persen dan 1,06 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.201,5 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya libur Hari Olahraga. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 70,50 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 6.024. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, terjun 128,34 poin, atau sekitar 3,86 persen, menjadi 3.196,77. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 557,67 poin, atau sekitar 2,21 persen, menjadi 24.705,33.